Asosiasi Perbankan AS Kritik Aturan Stablecoin OCC yang Dinilai Mengabaikan Kongres
Dalam artikel ini 3 bagian
Organisasi advokasi perbankan di Amerika Serikat menyuarakan penolakan keras terhadap aturan akhir yang diterbitkan oleh Office of the Comptroller of the Currency (OCC). Aturan tersebut berkaitan erat dengan regulasi aset kripto stabil atau stablecoin yang dinilai memicu kontroversi di kalangan pelaku industri keuangan tradisional.
Asosiasi Perbankan Amerika atau American Bankers Association (ABA) bersama beberapa kelompok advokasi perbankan lainnya menilai bahwa langkah yang diambil oleh OCC dapat merusak serta mengabaikan wewenang yang dimiliki oleh Kongres Amerika Serikat.
Penolakan Aturan Stablecoin oleh Organisasi Perbankan
Penolakan dari sektor perbankan ini muncul setelah OCC merampungkan pedoman regulasi yang mengatur penggunaan dan operasional stablecoin. Lembaga advokasi perbankan berargumen bahwa penyesuaian aturan tersebut tidak sejalan dengan kerangka kerja hukum yang sedang atau telah dirancang oleh para pembuat undang-undang di tingkat federal.
Kritik utama yang disampaikan oleh Asosiasi Perbankan Amerika berfokus pada bagaimana keputusan regulator tersebut berpotensi melampaui batas kewenangan yang seharusnya dipegang oleh lembaga legislatif. Sikap tegas dari organisasi perbankan ini memperlihatkan adanya ketegangan yang berkelanjutan antara regulator keuangan lokal dan lembaga perbankan tradisional di Amerika Serikat.
Sengketa Mengenai Ketentuan Imbal Hasil
Salah satu poin krusial yang menjadi pemicu penolakan dari kelompok advokasi perbankan adalah perubahan pada ketentuan imbal hasil atau yield dari aset stablecoin. Aturan akhir yang dirilis oleh OCC membawa modifikasi terhadap bagaimana imbal hasil stablecoin dikelola dan ditawarkan kepada publik.
Para pelaku industri perbankan berargumen bahwa perubahan ketentuan imbal hasil tersebut memberikan dampak signifikan terhadap struktur pasar keuangan. Menurut mereka, penetapan aturan mengenai yield pada stablecoin seharusnya mengacu secara ketat pada keputusan Kongres Amerika Serikat dan bukan diubah secara sepihak melalui regulasi tingkat lembaga penegak hukum seperti OCC.
Dampak terhadap Wewenang Kongres Amerika Serikat
Langkah OCC dalam memfinalisasi aturan undang-undang stablecoin dinilai oleh para penentangnya telah meremehkan dan merusak peran Kongres Amerika Serikat. Penyesuaian aturan tanpa menyelaraskan secara penuh dengan mandat legislatif dikhawatirkan dapat menciptakan ketidakpastian hukum di industri aset digital dan perbankan.
Perselisihan ini menunjukkan betapa kompleksnya perumusan regulasi aset kripto dan stablecoin di Amerika Serikat. Dinamika antara lembaga pengawas keuangan, asosiasi perbankan, dan badan legislatif diprediksi akan terus berlanjut seiring berkembangnya ekosistem mata uang digital. Untuk terus memantau perkembangan regulasi dan pasar mata uang digital global, Anda dapat mengunjungi Info Seputar Crypto.